Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Kesalahan yang Kerap Dilakukan Bloggerdetik

Written By zo ne on 11 November 2011 | 04.57


KESALAHAN itu manusiawi, karena pada hakekatnya tak ada manusia yang sempurna. Begitu juga Bloggerdetik, terutama yang pemula, kerap melakukan kesalahan saat ngeblog. Baik disengaja maupun tidak. Apa saja kesalahan yang kerap dilakukan Bloggerdetik pemula? Dan bagaimana mengatasinya?


1. Terobsesi menjadi sempurna
Tak ada yang salah dengan menjadi sempurna. Tapi jika itu menjadi obsesi, itu bisa menjadi bumerang. Banyak bloggerdetik yang ingin menjadi sempurna. Yang ingin semua tulisan yang dibuat berkualitas. Karena ingin tulisannya sempurna, blogger ini punya banyak pertimbangan ketika ingin menulis. Gimana jika tulisanku jelek? Gimana jika gak bagus? Gimana jika gak disukai pembaca? Dan banyak pertanyaan ‘gimana’ lainnya. Jika suatu ketika si blogger menulis dan ternyata dinilainya jelek, dia memutuskan untuk tidak mempublikasi. Atau kalau toh sudah terlanjur terpublikasi, tulisannya akan dihapus. Banyak bloggerdetik yang karena ingin menjadi sempurna pada akhirnya dia tak jadi menulis.
Padahal, tak ada yang salah dengan tulisan yang jelek. Jika tulisan yang dibuat tidak berkualitas, itu tak menjadi masalah. Itu bukan dosa. Itu bagian dari proses pembelajaran, karena tak ada penulis yang pada tulisan pertama langsung sempurna. Jadi, jangan terlalu terobsesi menjadi sempurna, karena di dunia tak ada manusia yang sempurna. Sepanjang Anda mau belajar, mau menelaah kekurangan dan bersedia meningkatkan diri, Anda akan menjadi blogger yang bermanfaat bagi orang lain.

2. Merasa paling hebat
Ini ada kaitan dengan poin pertama. Hanya karena tulisan yang dibuat pernah menjadi headline, atau mendapat pujian banyak orang, itu tidak otomaatis membuat Anda menjadi paling hebat. Banyak bloggerdetik yang ketika dipuji menjadi lupa diri. Atau ketika tulisannya terpilih menjadi HL, dia menjadi jumawa. Merasa paling hebat, dan mulai memandang remeh bloggerdetik lain.
Sebagai blogger, tentu tak ada salahnya jika kita bangga dengan diri sendiri, bangga dengan pencapaian atau prestasi yang telah dicapai. Namun rasa bangga itu sebaiknya tidak berlebihan, hingga merasa paling hebat. Karena seperti pepatah lama dunia persilatan, ‘Di atas gunung ada langit, dan di atas langit ada langit’. Sehebat apapun Anda pasti ada yang lebih hebat!!!
3. Mental krupuk
Sebagai blogger Anda tak bisa menyenangkan semua orang. Anda juga tak bisa menyenangkan sebagian orang setiap saat. Dari ratusan orang yang membaca tulisan Anda, pasti ada satu dua yang tidak sependapat. Mereka yang tidak sependapat ini mungkin saja menyuarakannya melalui komentar yang pedas dan tajam.
Banyak bloggerdetik yang langsung ciut nyali begitu mendapat komentar pedas atau tajam. Ada yang gak bisa tidur semalaman setelah tulisannya dikomentari sebagai ‘ah tulisan lo basi dan gak mutu’. Ada yang memutuskan mogok menulis seteleh ada yang berkomentar ‘logika lo ngaco’. Ada yang bahkan menghapus blog atau akunnya karena kesal dengan komentar pedas pembaca.
Padahal, dalam blogging, komentar pedas merupakan hal yang sangat wajar. Dan itu perlu disikapi dengan kepala dingin. Dengan santai. Bahkan komentar semacam ini bisa ditanggapi dengan bercanda.
Pernah, tulisan saya di blog ini dikomentari dengan kalimat ‘ah tulisan ini sama sekali gak bermutu…’ Saya membalas komentarnya dengan mengatakan ‘Gak bermutu? Sebenarnya bukan hanya tulisan ini yang gak bermutu. Banyak tulisan saya di blog ini yang juga gak bermutu, hehehehe… Makasi ya…’ Si komentator itu tak pernah nongol lagi.
Tentu saja, selain menanggapi dengan santai, kita juga perlu mengintrospeksi diri. Tak ada asap jika tak ada api. Jika ada orang yang tiba-tiba mengatakan tulisan kita tak bermutu, pasti ada sebabnya. Bisa saja memang tulisan yang kita buat tak bermutu, namun teman-teman atau kenalan kita merasa sungkan untuk mengatakan yang sebenarnya, dan justru membungkus dengan pujian basa-basi yang basi.
Saya sendiri lebih suka jika tulisan yang dibuat dikritik. Bagi saya gak masalah karena itu merupakan bagian dari proses pendewasaan. Saya menganut ungkapan kuno yang mengatakan ‘lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi’…
4. Sukses instan
Banyak bloggerdetik yang merasa blog merupakan jalan pintas menuju sukses. Blog merupakan pintu masuk untuk menjadi terkenal dan kaya. Karena ingin cepat kaya, mereka menjejali blog dengan iklan. Bahkan banyak blog yang isinya iklan melulu.
Memang, blog bisa membuat seseorang terkenal dan kaya raya. Namun itu perlu proses yang panjang. Kesuksesan melalui blog tak bisa didapat dalam semalam atau sebulan. Banyak yang lupa bahwa untuk sukses melalui blog diperlukan kerja keras tanpa henti. Dan yang utama, adalah konten. Konten adalah raja.
Pembaca mendatangi blog karena ingin mendapat informasi. Bagaimana informasi bisa didapat jika blog isinya iklan obat kuat melulu?
5. Tak membaca sukangeblog
Ini kesalahan sepele dan sebenarnya tidak fatal. Yakni tidak membaca sukangeblog (ehm ehm). Emangnya, apa bagusnya membaca sukangeblog? Ya gak bagus-bagus amat sebenarnya, hehehe. Tulisannya juga banyak yang gak mutu. Tapi pada blog ini Anda bisa membaca banyak tulisan terkait ngeblog dan tulis menulis, yang sebagian besar berdasarkan pengalaman pribadi. Jadi jika gak baca ya ada juga ruginya, hehehehehe
***
Masih banyak kesalahan yang kerap dilakukan bloggerdetik, namun untuk kali ini segini dulu. Kira-kira, kesalahan apa yang kerap Anda lakukan sebagai bloggerdetik, atau yang mungkin kerap Anda temui pada bloggerdetik lain?

0 komentar:

Posting Komentar